Independensi Auditor Internal Pemda Masih Kurang

Kamis, 10 November 2011 01:36

JAKARTA, HALUAN — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menilai kualitas auditor internal pemerintah daerah (Pemda) dan independensinya masih kurang. Apa lagi bila dihadapkan dengan kebijakan kepala daerah yang bermasalah.

“Independensi auditor internal Pemda masih kurang, kapabilitas dan integritasnya juga belum memuaskan. Ini harus menjadi perhatian pembenahan kualitas dan kredebilitas auditor internal pemerintah,” kata Gamawan pada Rapat Koordinasi Pe­ngawasan Daerah Nasional di Jakarta, Rabu malam (9/11).

Gamawan menegaskan, inde­pendensi seorang auditor sangat diperlukan dan jangan sampai karena menyangkut kebijakan kepala daerah, lalu laporan  tidak ditindaklanjuti dan hanya  disim­pan di laci. “Harus ada  alat atau instrumen yang  bisa mengontrol hasil temuan kalau itu terkait kebi­jakan kepala daerah,” katanya.

Menurut Gamawan, peran auditor internal atau pengawas tidak hanya sebagai watch dog, tapi juga sebagai konsultan. Jadi, tidak lagi menonjolkan pemerik­saannya.

“Sekarang tidak hanya peme­rik­sa, tapi bergeser sebagai kon­sultan dan katalis. Sebagai kon­sultan pasti tugasnya ikut  me­ng­evaluasi,  memberikan masukan tentang  pengendalian untuk perbaikan dan mem­berikan arahan perbaikan dari sisi  prosedur dan manajemen,” urainya.

“Jangan lagi terjadi tumpang tindih pengawasan. Sebagian besar auditor sekarang, lebih fokus ke pemeriksaan. Pada hal tak hanya memeriksa, tapi lebih penting bagaimana membangun sistem pengendalian internal,” kata mantan Gubernur Sumbar itu.

Gamawan juga mengingatkan akan pentingnya manajemen aset. Terutama inventarisasi aset dan dokumennya. Karena menurut pengakuannya, ia sering mendapat laporan temuan, ada hibah misal­nya untuk sekolah, tapi surat tanahnya tak ditemukan.

“Jadi, jangan remehkan soal dokumen. Misalnya, ada hibah tanah dan kepala dinas yang pegang suratnya sudah meninggal. Surat tak ditemukan, sehingga negara harus membayar beru­langkali. Ini kan karena kita hanya fokus pada proyek jangka  pendek saja. Baru setelah dipe­riksa BPK, kalangkabut. Pontang-panting membuat  sertifikat,” tegasnya. (h/sam)

 

Sumber/Link Asli:

http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=10040:independensi-auditor-internal-pemda-masih-kurang&catid=4:nasional&Itemid=78

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s