Pengendalian Internal Harus Diperketat

Oleh Agust Supriadi
Published On: 28 June 2011

JAKARTA: Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengingatkan Kemenkeu pentingnya sistem pengendalian internal yang ketat dan efektif agar tidak ada ruang bagi pembobol keuangan negara seperti Melinda Dee.

“Jangan sampai ada Melinda Dee di Kementerian Keuangan. Karena Citibank saja bisa bobol karena salah satu pimpinannya tidak punya etika dan integritas,” ujar Kepala BPKP Mardiasmo dalam Seminar Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) di lingkungan Kemenkeu hari ini.

Untuk menghindari itu, kata Mardiasmo, ada sejumlah produk hukum yang harus dijalankan dengan baik oleh seluruh aparat negara. Yakni Inpres No.4/2011 tentang PercepatanPenignkatan Kualitas akuntabilitas Keuangan Negara dan Inpres No.9/2011 tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah No.60/2008 tentang SPIP.

“Banyak yang melaksanakan SPIP, tetapi tidak berhasil karena tidak ada self control. SPIP itu harus jadi bagian dari budaya Kementerian Keuangan,” katanya.

Pernyataan Mardiasmo tersebut ditanggapi dengan kelakar oleh Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Vincentius Sonny Loho. “Kalau di Kemenkeu itu ada Gayus. Bagai nila setitik rusak susu sebelanga. Sedangkan kalau di Citibank itu sebaliknya.” (tw)

Link asli/sumber:

http://www.bisnis.com/finansial/perbankan/29121-pengendalian-internal-harus-diperketat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s