Kinerja Komisaris dan Auditor Internal Emiten Buruk

KAMIS, 05 MEI 2011 | 10:41 WIB

TEMPO InteraktifJakarta – Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Nurhaida, memandang komite pengawas internal manajemen perusahaan yang masuk menjadi anggota bursa masih lemah.

Akibatnya, banyak celah pelanggaran-pelanggaran yang bisa dilakukan pegawai hingga anggota direksi. “Pengawas internalnya lemah, harus ada peningkatan,” kata dia, Kamis, 5 Mei 2011.

Ada beberapa contoh pelanggaran, salah satunya penggangsiran dana cadangan PT Elnusa Tbk yang disimpan di PT Bank Mega Tbk berupa dana simpanan deposito berjangka sebesar Rp 111 miliar. Menurut Nurhaida, sebenarnya para emiten memiliki komisaris perusahaan yang bertugas mengawasi dan mengontrol kinerja manajemen perusahaan.

Para emiten juga memiliki auditor keuangan internal yang saban tahun selalu mengontrol aliran keluar-masuk dana. Namun kenyataanya, pengawasan maupun kontrol masih lemah. “Jadi, komite internal kontrolnya harus lebih kuat,” imbuhnya.

Dia berpendapat emiten belum perlu memiliki manajemen risiko yang siap menanggung andai terjadi pelanggaran karena sebenarnya emiten sudah memiliki aturan atau norma yang berlaku. Bapepam akan menindak semua pelanggaran.

MUHAMMAD TAUFIK

 

Link Asli/Sumber:

http://www.tempointeraktif.com/hg/perbankan_keuangan/2011/05/05/brk,20110505-332275,id.html

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s