BI akan Memperbaiki Pengawasan Internal Bank

JAKARTA. KONTAN Online. Senin, 09 Mei 2011 | 09:42  oleh Roy Franedya, Wahyu Satriani

Pasca pemberian sanksi kepada Citibank dalam kasus dugaan pembobolan dana nasabah Citigold an tewasnya nasabah kartu kredit, Bank Indonesia (BI) mengimbau industri perbankan agar membenahi pengawasan internal mereka. Tujuannya tak lain untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Deputi Gubernur BI Bidang Pengawasan Halim Alamsyah berjanji, BI akan fokus memperbaiki pengawasan internal perbankan untuk memperbaiki kinerja dan manajemen risiko bank agar tidak merugikan nasabah. Bank sentral menuntut industri menerapkan empat pilar Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 11/25/PBI/2009 tentang Manajemen Risiko. “Ini yang akan menjadi fokus kami ke depan,” kata Halim, akhir pekan lalu (6/5).

Untuk penyempurnakan pelaksanaan manajemen risiko, BI akan meminta bank segera memperbaiki pengawasan internal (internal control) serta melakukan audit mendadak (surprise audit) di unit bisnis dan unit kerja yang memiliki risiko tinggi. “Kami meminta semua bank melakukan perbaikan sebelum kami menemukan temuan seperti di Citibank,” kata Halim.

Memperketat aturan

Selain itu, bank sentral akan mengkaji ulang berbagai aturan yang ada untuk meningkatkan pengawasan terhadap perbankan. “Aturan yang sedang kami kaji sekarang adalah aturan kartu kredit, perlindungan nasabah, dan jasa pelayanan yang bersifat premium,” terang Halim.

Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, sebenarnya, aturan tentang perlindungan nasabah yang ada saat ini sudah cukup lengkap. Namun, seiring kejahatan perbankan yang terus berkembang dan merugikan nasabah, BI akan meninjau lagi aturan tersebut. “Kami akan membuat perlindungan nasabah yang maksimal,” urai Rochadi.

Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono melihat, banyaknya kejahatan perbankan yang melibatkan karyawan bank akhir-akhir ini menjadi sinyal bahwa para pengelola bank harus meningkatkan pengawasan internal mereka. Aspek pengawasan internal merupakan tanggung jawab bank masing-masing karena BI tidak bisa melakukan pengawasan sampai ke tingkatan operasional.

Menurut Sigit, sejatinya, BI sudah memberikan guideline dengan aturan-aturan yang ketat. “Tinggal bank menjalankan hal itu dengan baik dan meningkatkan pengawasan di unit yang berisiko tinggi,” kata Sigit.

Sumber/Link Asli:

http://keuangan.kontan.co.id/v2/read/keuangan/66893/BI-akan-memperbaiki-pengawasan-internal-bank

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s