Standar Edisi 2011 Telah Terbit !

” Standar yang tepat waktu dan relevan adalah hal yang sangat penting,” kata Andrew J. Dahle, CIA, Chairman Dewan Standar Audit Internal (IASB) IIA. “IASB berusaha untuk memastikan bahwa isu-isu penting dalam profesi audit internal terus-menerus ditangani secara tepat guna dan tepat waktu melalui perubahan yang berkelanjutan terhadap Standar, yang merupakan bagian dari IPPF secara keseluruhan. Setidaknya sekali setiap tiga tahun, Standar direview dan direvisi untuk mengantisipasi setiap perubahan dalam lingkungan bisnis dan ketentuan perundang-undangan. Serangkaian perubahan ini akan membantu para praktisi dalam hal-hal kritikal dalam profesi auditor internal, yaitu melayani stakeholder mereka dengan lebih baik, menginterpretasikan pedoman praktik dan menyesuaikan diri dengan Standar.  ”

Berdasarkan revisi terakhir ini, 3 standar baru telah ditambahkan, 15 standar diubah, dan 2 standar dihapuskan. Enam definisi dalam daftar istilah juga direvisi: ” Nilai Tambah”, “Kepala Eksekutif Audit”, “Lingkungan Pengendalian”,  “Independensi”,  “Tata Kelola Teknologi Informasi”, serta “Objektivitas”. Perubahan yang paling signifikan di antaranya yaitu  pengaturan yang terkait dengan pemberian opini auditor, dan juga pernyataan tanggung jawab organisasi bila audit internal dilakukan oleh sebuah penyedia layanan audit internal eksternal.

IIA menyadari bahwa organisasi perlu mendapatkan dukungan dari penyedia layanan eksternal terutama ketika mereka memerlukan sumber daya tambahan atau keahlian khusus yang dibutuhkan. Namun, Standar baru 2070 –  Penyedia Layanan Eksternal dan Tanggung Jawab Organisasi atas Audit Internal – menjelaskan bahwa ketika suatu penyedia layanan eksternal berfungsi sebagai aktivitas audit internal, penyedia layanan tersebut harus membuat organisasi sadar bahwa organisasi memiliki tanggung jawab untuk memelihara aktivitas audit internal yang efektif. Tanggung jawab ini harus dibuktikan melalui Program Pemastian Kualitas dan Perbaikan yang akan menilai tingkat kesesuaian aktivitas audit internal tersebut dengan Standar.

“Kami merasa perlu untuk menambah standar 2070 ini karena penting bagi organisasi untuk mengakui bahwa ketika mereka menggunakan penyedia layanan eksternal untuk melakukan audit internal, tanggung jawab keseluruhan untuk audit internal tetap berada di tangan organisasi,” kata Dahle.

Revisi baru ini juga menjelaskan apa yang diperlukan jika auditor internal mengungkapkan pendapat secara keseluruhan pada tingkat organisasi dan juga pada tingkat penugasan audit individual. Standar Baru 2010.A2 dan 2450, serta revisi Standard2410.A1, bersama-sama dengan Interpretasi terkait, menjelaskan bahwa pendapat, kesimpulan atau peringkat harus memperhitungkan harapan manajemen senior, board, dan stakeholders lainnya, serta harus didukung oleh informasi yang cukup, handal, relevan, dan berguna.

“Internal auditor harus responsif terhadap kebutuhan para stakeholder kunci, dan harus memastikan bahwa mereka telah melakukan pekerjaan yang cukup untuk mendasari setiap pendapat dan kesimpulan yang diberikan,” jelas Dahle. “Jika opini secara keseluruhan yang dikeluarkan, penting bahwa auditor internal harus transparan dalam mencapai pendapat mereka dan hal-hal apa saja yang dicakup dalam opini tersebut. Hal ini dilakukan dengan memberikan informasi spesifik seperti periode waktu yang dicakup opini; keterbatasan ruang lingkup audit; pertimbangan-pertimbangan lain seperti penggunaan hasil kerja penyedia assurance lainnya; kerangka kerja risiko atau pengendalian atau kriteria lain yang digunakan sebagai dasar untuk menyatakan opini tersebut; dan alasan-alasan atas setiap opini “tidak menguntungkan” (unfavorable) ” jelasnya lebih lanjut.

IASB sebelumnya telah menyampaikan usulan perubahan tersebut secara terbuka dan secara global dari bulan Februari sampai dengan Mei 2010 lalu. Dari public exposure tersebut IASB telah menerima tanggapan dari 1.390 individu dan 29 organisasi. Setelah mereview hasil exposure dan membuat beberapa penyesuaian tertentu sebagai tindak lanjutnya, IASB memutuskan bahwa Standar direvisi. Untuk melihat Standar setelah direvisi, serta versi mark-up beserta tanda perubahan dari Standar yang sebelumnya, sila kunjungi http://www.theiia.org/guidance/standards-and-guidance/ippf/standards/. Halaman web tersebut juga menyediakan tabel disposisi termasuk hasil public exposure, ringkasan komentar, dan tindakan yang diambil oleh IASB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s