Penilaian Eksternal: Self-assessment dengan Validasi Independen

Sebagai variasi dari penilaian  eksternal dalam QAIP, IIA memberikan pilihan self-assessment dengan validasi independen. Beberapa butir pengaturan berkaitan dengan itu adalah sebagai berikut:

1. Penilaian eksternal secara penuh oleh pereview atau tim review independen yang berkualifikasi  mungkin dapat menyulitkan bagi aktivitas audit internal yang berskala kecil. Pada kondisi  yang lain mungkin penilaian eksternal secara penuh oleh tim independen tidak dianggap sesuai atau tidak diperlukan oleh organisasi. Kondisi tersebut misalnya, aktivitas audit internal (a) berada dalam suatu industri di mana diberlakukan peraturan dan/atau pengawasan yang ekstensif, (b) mendapatkan pengawasan dan pengarahan eksternal yang ekstensif berkaitan dengan tata kelola dan pengendalian internal, (c) belum lama telah dilakukan review eksternal  dan/atau mendapatkan konsultasi benchmarking dengan best practice, atau (d) dalam judgement CAE, manfaat self assessment untuk pengembangan staf dan penguatan program QAIP lebih besar daripada manfaat review kualitas oleh tim independen eksternal.

2. Self-assessment dengan validasi independen eksternal meliputi:

  • Suatu proses self-assessment yang komprehensif dan didokumentasikan secara lengkap, yang menyerupai proses penilaian eksternal, setidaknya berkenaan dengan evaluasi kesesuaiam dengan Definisi Audit Internal, Kode Etik, dan Standar.
  • Suatu validasi on-site yang dilakukan oleh pereview atau tim review yang independen eksternal yang berkualifikasi.
  • Penghematan waktu dan sumber daya yang dibutuhkan – misalnya, berfokus pada kesesuaian dengan Standar.
  • Perhatian ke area-area lain – seperti benchmarking, review dan konsultasi untuk penerapan best practice, serta wawancara dengan manajemen – dapat dikurangi. (Namun perlu diperhatikan bahwa area-area ini merupakan salah satu manfaat dari penilaian eksternal secara penuh).

3. Pedoman dan kriteria yang sama sebagaimana diatur dalam Practice Advisory 1312-1 berlaku pula untuk self-assessment dengan validasi independen.

4. Suatu tim di bawah arahan dari CAE melakukan proses self-assessment ini dan mendokumentasikannya secara penuh. Setelah selesai mereka menyusun  draf laporan (yang serupa dengan bila dilakukan penilaian eksternal) , termasuk di dalamnya judgement CAE mengenai kesesuaian aktivitas audit internal dengan Standar.

5.Pereview atau suatu tim review independen yang berkualifikasi harus melakukan pengujian-pengujian yang cukup terhadap self-assessment tersebut untuk memvalidasi hasil-hasilnya dan mengekspresikan kesimpulan tingkat kesesuaian aktivitas audit internal dengan Definisi Internal Audit, Kode Etik, dan Standar. Validasi independen dilakukan dengan proses yang disebutkan dalam Quality Assessment Manual yang dikeluarkan oleh The IIA atau manual komprehensif sejenis lainnya.

6. Sebagai bagian dari validasi independen, pereview independen eksternal – setelah selesai melakukan review terhadap self-assessment– melakukan hal-hal berikut ini:

  • mereview draf laporan dan berupaya untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan (jika ada).
  • dalam hal sependapat dengan opini kesesuaian terhadap Definisi Internal Audit, Kode Etik, dan Standar, menambahkan dalam laporan, kata-kata persetujuan dengan proses self-assessment beserta opininya. Dan bila dianggap perlu dapat ditambahkan pula temuan yang ada, kesimpulan, dan rekomendasi yang sesuai.
  • dalam hal tidak sependapat, menambahkan kata-kata dissenting dalam laporan, dan  menunjukkan hal-hal di mana saja butir ketidaksepakatannya. Bila dianggap tepat dapat ditambahkan pula temuan-temuan signifikan yang ada, kesimpulan, rekomendasi, dan opini pereview.
  • sebagai alternatif, menyiapkan laporan validasi independen secara terpisah – yang menunjukkan kesepakatan atau sebaliknya ketidaksepakatan- seperti diuraikan di atas. Laporan terpisah tersebut disertakan dengan laporan self-assessment tersebut ( sehingga ada 2 laporan: laporan self-assessment dan laproan pereview eksternal).

7. Laporan final dari self-assessment dengan validasi independen ditandatangani oleh tim self-assessment bersama-sama dengan pereview independen eksternal yang berkualifikasi  tersebut, kemudian disampaikan oleh CAE kepada manajemen senior dan Dewan.

8. Untuk memberikan akuntabilitas dan transparansi, CAE mengomunikasikan hasil penilaian kualitas eksternal – termasuk tindakan perbaikan yang direncanakan untuk isu-isu yang signifikan serta  informasi subsequent tindakan-tindakan perbaikan yang telah dilakukan – kepada para stakeholder aktivitas audit internal, seperti manajemen senior, Dewan, dan auditor eksternal.

Referensi :

  • Practice Advisory #1312-2 IPPF Jan 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s