Menggunakan Layanan Eksternal

Dalam standar 1210.A1 diatur bahwa Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus memperoleh saran dan bantuan yang kompeten jika auditor internal tidak memiliki pengetahuan, keterampilan, atau kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan semua atau sebagian dari penugasan.

Memang anggota-anggota dalam Aktivitas Audit Internal tidak diharuskan untuk menguasai semua disiplin ilmu. Dalam memenuhi standar di atas Aktivitas Audit Internal diperkenankan untuk menggunakan penyedia layanan eksternal organisasi (atau sumber daya internal, bila memang tersedia) yang menguasai disiplin-disiplin ilmu seperti akuntansi, audit, ekonomi, keuangan, statistik, teknologi informasi, teknik, perpajakan, hukum, lingkungan, dan disiplin lain yang diperlukan Aktivitas Audit Internal dalam memenuhi tanggung jawabnya.

Yang dimaksud dengan penyedia layanan eksternal adalah orang atau perusahaan, independen dari organisasi yang bersangkutan, yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman spesifik dalam disiplin tertentu. Penyedia layanan eksternal termasuk aktuaris, akuntan, penilai, ahli budaya atau bahasa, spesialis lingkungan, penyidik kecurangan, pengacara, insinyur, ahli geologi, ahli keamanan, ahli statistik, ahli teknologi informasi, eksternal auditor organisasi yang bersangkutan, dan kantor audit lainnya. Suatu penyedia layanan eksternal dapat ditugasi oleh Dewan, manajemen senior, atau kepala eksekutif audit (CAE).

Penyedia layanan eksternal dapat digunakan oleh Aktivitas Audit Internal dalam hal, antara lain:

  • Pencapaian tujuan dalam jadwal kerja penugasan.
  • Kegiatan audit yang membutuhkan keterampilan dan pengetahuan khusus seperti teknologi informasi, statistik, perpajakan, atau terjemahan bahasa.
  • Penilaian aset seperti tanah dan bangunan, karya seni, intan permata, investasi, dan instrumen keuangan yang kompleks.
  • Penentuan jumlah atau kondisi fisik aset tertentu seperti mineral dan cadangan minyak bumi.
  • Mengukur persentase penyelesaian pekerjaan pada kontrak yang belum sepenuhnya selesai.
  • Investigasi kecurangan (fraud) dan keamanan (security).
  • Penentuan jumlah dengan menggunakan metode khusus seperti penentuan aktuarial  kewajiban imbalan kerja pasca kerja.
  • Interpretasi persyaratan-persyaratan hukum, teknis, dan regulasi tertentu.
  • Evaluasi program pemastian mutu dan peningkatan yang diterapkan oleh Aktivitas Audit Internal.
  • Merger dan akuisisi.
  • Konsultasi manajemen risiko dan hal-hal lainnya.

bersambung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s