Standar 1100 – Independensi dan Objektivitas

1100 – Independensi dan Objektivitas

Aktivitas Audit Internal harus independen, dan auditor internal harus bersikap objektif dalam melaksanakan pekerjaan mereka.

Interpretasi:
Independensi adalah kebebasan dari kondisi yang mengancam kemampuan Aktivitas Audit Internal atau Kepala Eksekutif Audit untuk melaksanakan tanggung jawab audit internal dalam cara yang tidak bias. Untuk mencapai tingkat independensi yang diperlukan untuk melaksanakan tanggung jawab Aktivitas Audit Internal secara efektif, Kepala Eksekutif Audit memiliki akses langsung dan tidak terbatas kepada manajemen senior dan dewan. Hal ini dapat dicapai melalui hubungan pelaporan ganda. Ancaman terhadap independensi harus dikelola pada masing-masing tingkat auditor, penugasan, fungsional, dan organisasi.

Objektivitas adalah sikap mental yang tidak bias yang memungkinkan auditor internal untuk melakukan penugasan dengan sedemikian rupa sehingga mereka meyakini hasil pekerjaan mereka dan meyakini tidak ada kompromi. Objektivitas mensyaratkan bahwa auditor internal tidak menundukkan penilaian mereka dalam masalah-masalah audit terhadap orang lain. Ancaman terhadap objektivitas harus dikelola pada masing-masing tingkat auditor, penugasan, fungsional, dan tingkat organisasi.

3 responses to “Standar 1100 – Independensi dan Objektivitas

  1. Elisabeth Riupassa

    Terima Kasih Infomasinya, pak. Saya Mohon Ijin untuk menggunakan sebagai referensi.
    Terima kasih, Pak

  2. Ping-balik: IIA Terbitkan Practice Guide Penerapan Standar untuk IA Kecil | Auditorinternal.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s