Pedoman Penerapan Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan untuk Perusahaan Publik yang Lebih Kecil

Anda tentu telah mendengar bahwa Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commmission (COSO) pada tahun 1992 mengeluarkan “Internal Control – Integrated Framework” untuk membantu bisnis dan entitas lain menilai dan meningkatkan sistem pengendalian internal mereka.

Sejak saat itu kerangka kerja tersebut telah diakui oleh para eksekutif, regulator, penentu standar, organisasi profesi, dan lain-lain sebagai kerangka kerja komprehensif yang tepat untuk pengendalian internal. Dalam kurun 1992 hingga saat ini, tentu saja telah terjadi perubahan dalam lingkungan, hukum, dan peraturan  dan yang terkait dengan pelaporan keuangan. Yang paling signifikan adalah disahkannya Sarbanes-Oxley Act menjadi undang-undang di Amerika Serikat pada tahun 2002. Di antara ketentuan-ketentuannya, Pasal 404 mengharuskan manajemen perusahaan publik untuk setiap tahun menilai dan melaporkan efektivitas pengendalian internal atas pelaporan keuangan.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, apakah kerangka kerja pengendalian intern tersebut masih relevan? Tentu saja. Apalagi tidak banyak pihak yang dapat memberikan kerangka kerja sedemikian meyakinkan berbagai pihak dan digunakan oleh manajemen perusahaan publik besar dan kecil dalam memenuhi Pasal 404. Namun demikian, dalam penerapannya banyak perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan dengan skala kecil, menghadapi kendala biaya. Oleh karena itu pada Juni 2006 COSO merilis pedoman Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan Pedoman untuk Perusahaan Publik yang Lebih Kecil  (Internal Control over Financial Reporting Guidance for Smaller Public Companies).

Pedoman ini memberikan petunjuk lebih lanjut tentang bagaimana kerangka kerja pengendalian intern tersebut diterapkan pada perusahaan-perusahaan publik dengan skala kecil, walaupun dapat pula diterapkan pada perusahaan yang lebih besar, dengan maksud agar dari segi biaya dapat menjadi lebih efektif (cost-effective). Walaupun pedoman ini dirancang terutama untuk membantu manajemen dengan membangun dan mempertahankan pengendalian internal yang efektif atas laporan keuangan, hal ini juga akan sangat berguna bagi manajemen dalam menilai efektivitas pengendalian internal sebagaimana telah diwajibkan oleh regulator.

Pedoman ini terdiri dalam tiga volume. Volume Pertama adalah Ringkasan Eksekutif, yang memberikan ringkasan eksekutif bagi dewan direksi dan manajemen senior perusahaan-perusahaan. Volume Kedua memberikan ikhtisar pengendalian internal atas pelaporan keuangan dalam perusahaan kecil, termasuk deskripsi tentang karakteristik perusahaan kecil, bagaimana pengaruhnya terhadap pengendalian internal, dan bagaimana manajemen dapat menggunakan kerangka kerja pengendalian intern. Kerangka tersebut disajikan kembali dalam dua puluh prinsip disertai atribut, pendekatan, serta contoh terkait yang memudahkan perusahaan kecil dapat menerapkan kerangka kerja pengendalian internal dalam biaya yang efektif. Volume Ketiga berisi alat ilustrasi untuk membantu manajemen dalam mengevaluasi pengendalian internal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s